Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup

Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup mempunyai tugas perumusan, penyusunan, pengkoordinasian, dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengendalian pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan daerah kabupaten/kota serta kerja sama teknis.


Untuk melaksanakan tugas sebagaimana yang dimaksud pada ayat (1), Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup menyelenggarakan fungsi sebagai berikut:

  1. Pelaksanaan pemantauan kualitas air, udara, tanah, pesisir dan laut;
  2. Penentuan baku mutu lingkungan;
  3. Penentuan kriteria baku mutu kerusakan lingkungan;
  4. Penyiapan sarana dan prasarana pemantauan lingkungan (Laboratorium Lingkungan);
  5. Pelaksanaan pemantauan sumber pencemar institusi dan non institusi;
  6. Pelaksanaan penanggulangan pencemaran (memberikan informasi, mengisolasi serta menghentikan) sumber pencemar institusi dan non institusi;
  7. Pelaksanaan pemulihan pencemaran (pembersihan, remidiasi, rehabilitasi dan restorasi) sumber pencemar institusi dan institusi;
  8. Penentuan baku mutu sumber pencemar;
  9. Pengembangan sistem informasi kondisi, potensi dampak dan memberikan peringatan akan pencemaran atau kerusakan lingkungan hidup kepada masyarakat;
  10. Penyusunan kebijakan dan melaksanakan pembinaan terhadap sumber pencemar institusi dan non institusi;
  11. Pelaksanaan pembinaan tindak lanjut rekomendasi hasil evaluasi sumber pencemar institusi dan non institusi;
  12. Pelaksanaan pemantauan kerusakan lingkungan;
  13. Pelaksanaan penanggulangan (memberikan informasi, pengisolasian serta penghentian) kerusakan lingkungan;
  14. Pelaksanaan pemulihan (pembersihan, remediasi, rehabilitasi dan restorasi) kerusakan lingkungan;
  15. Pelaksanaan pemantauan, pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas.